Bismillahirrahmanirrahim
Assalami'alaikum Wr. Wb.

Saya dan teman-teman sekelompok Binusian 2018 International Business and Management kelas LC24 ditugaskan membuat lubang biopori di mata kuliah CB: PANCASILA. Lubang biopori sendiri adalah metode resapan air yang ditujukan untuk mengatasi genangan air dengan cara meningkatkan daya resap air pada tanah.Peningkatan daya resap air pada tanah dilakukan dengan membuat lubang pada tanah dan menimbunnya dengan sampah organik untuk menghasilkan kompos. Sampah organik yang ditimbunkan pada lubang ini kemudian dapat menghidupi fauna tanah, yang seterusnya mampu menciptakan pori-pori di dalam tanah, dan ikut serta dalam mendukung program Teach For Indonesia.





Tanggal 1 April kami berkumpul di depan Binus Alam Sutera Learning Center (ALC) untuk bersama-sama pergi ke tempat eksekusi lubang biopori, saya, Findy, Modycha, Melvin, Ponco dan Mario pergi ke rumah Richard. Sesampainya dirumah Richard, kami menunggu hujan karena suasana cuaca pada saat itu tidak bersahabat lalu kami mengumpulkan uang masing-masing untuk membeli paralon dan tutupnya. Lalu kami pergi ke tempat pembuatan lubang biopori di belakang rumah Richard dekat dengan sungai, di sebrang sungai tsb. terdapat banyak Kerbau ternak sedang mencari makan membuat suasana cerah. Disana kami hanya membuat sekitar 2-3 lubang saja karena bentrok dengan jadwal Kuliah maka kami melanjutkannya di hari berikutnya sesuai kesepakatan bersama.






Awalnya, kami pikir membuat lubang biopori itu hanyalah hal sepele, tetapi seiring dikerjakan ternyata hal itu bukanlah aktivitas yang mudah. Bahkan kami mengerjakan sampai banjir keringat. Maka, kami mendapatkan value yaitu kesabaran, dan kemurahan hati.

Kami harap, dengan membuat lubang biopori di hari pertama ini akan bermanfaat bagi masa depan lingkungan sekitar.